• Beranda
  • Fitur
  • Harga
  • Blog
WhatsApp Sales
HR Insights, Insights

Transformasi HR Menjadi People and Culture, Apakah Perlu?

May 21, 2025 admin No comments yet
people and culture

Menurut survey dari Sage Pada tahun 2019, 94% pemimpin HR mengatakan mereka memperkirakan akan melihat perubahan dari ‘HR’ menjadi ‘People’ dalam tiga hingga lima tahun mendatang. Transformasi ini mencerminkan pergeseran paradigma dalam pengelolaan karyawan, employee experience, dan peran strategis tim people and culture dalam perusahaan.

Pergeseran dari HR tradisional ke pendekatan people and culture dipicu oleh perubahan nilai kerja, tuntutan generasi baru, serta kebutuhan menciptakan lingkungan kerja yang lebih humanis, kolaboratif, dan berdampak jangka panjang.

Perbedaan Fungsi HR dan People and Culture

Sumber: Text-em-all

Meskipun fungsi Human Resources (HR) dan people and culture terlihat mirip, keduanya memiliki pendekatan dan filosofi yang berbeda.

HR konvensional lebih berfokus pada manajemen administratif, kepatuhan hukum, dan proses rekrutmen yang efisien. HR menjadi pusat regulasi dan kebijakan internal yang sering kali terpusat pada kontrol.

Sebaliknya, tim people and culture hadir dengan pendekatan yang lebih manusiawi dan strategis. Mereka tidak hanya mengatur orang, tetapi juga membentuk pengalaman dan budaya kerja yang mendorong motivasi, inovasi, dan loyalitas.

Fokusnya bukan hanya pada “mengelola sumber daya manusia” tetapi pada bagaimana “membangun manusia dan budaya perusahaan” secara berkelanjutan.

Peran Tim People and Culture dalam Perusahaan

Transformasi HR menjadi people and culture menjadi simbol perubahan paradigma dan cara kerja. Tim ini memegang peranan penting dalam keberlangsungan dan kesuksesan perusahaan modern.

1. Menciptakan Budaya Kerja yang Sehat dan Inklusif

Salah satu tugas utama tim people and culture adalah membangun budaya kerja yang sehat, positif, dan inklusif. Mereka merancang nilai-nilai inti perusahaan dan memastikan nilai tersebut diinternalisasi oleh seluruh tim.

Aktivitas seperti employee recognition, kegiatan kolaboratif, hingga program diversity & inclusion menjadi fokus utama mereka.

2. Meningkatkan Employee Experience

Tim ini berperan untuk melihat karyawan sebagai talenta internal yang perlu diberikan pengalaman kerja terbaik. Mulai dari proses perekrutan, onboarding, pengembangan, hingga exit process. Semua dirancang agar karyawan merasa dihargai, nyaman, dan berdaya.

3. Mengelola Kesejahteraan Mental dan Emosional

Tidak hanya fisik, kesehatan mental kini menjadi perhatian serius. Tim ini mengembangkan kebijakan dan program yang mendukung kesejahteraan emosional, seperti akses ke psikolog, cuti mental health, dan kegiatan relaksasi. Ini sangat penting untuk mempertahankan produktivitas jangka panjang.

4. Menjadi Mitra Strategis Bisnis

Tidak lagi dipandang sebagai divisi pendukung, tim people and culture kini duduk sejajar dengan para pengambil keputusan. Mereka menyumbang insight strategis berdasarkan data karyawan, tren SDM, serta dampak budaya kerja terhadap kinerja perusahaan. Dengan demikian, mereka terlibat dalam perencanaan bisnis jangka panjang.

5. Mengelola Adaptasi terhadap Perubahan

Dunia kerja berubah cepat: dari model kerja hybrid, transformasi digital, hingga perubahan ekspektasi generasi milenial dan Gen Z. Tim ini bertugas menavigasi dan mengelola perubahan tersebut agar tidak berdampak negatif pada karyawan. Mereka merancang pelatihan, komunikasi, dan adaptasi sistem yang responsif terhadap perubahan.

Baca juga: Apa Itu Talent Attraction? Strategi Menarik Talenta Terbaik

Perusahaan yang Transformasi HR Menjadi People and Culture

Salah satu contoh dari transformasi HR menjadi people and culture adalah PT HM Sampoerna Tbk. Perusahaan ini telah melakukan pendekatan strategis untuk mengubah peran HR agar lebih relevan dengan tantangan zaman dan ekspektasi karyawan modern.

Transformasi HR di HM Sampoerna

HM Sampoerna mengubah unit Human Resources menjadi “People & Culture” sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih human-centric. Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua proses pengelolaan karyawan dilakukan berdasarkan pendekatan budaya dan pemberdayaan.

Melalui transformasi ini, Sampoerna tidak hanya memfokuskan diri pada proses administratif, tetapi juga pada pembentukan nilai, pembelajaran berkelanjutan, serta program yang meningkatkan keterlibatan karyawan. Mereka juga mengimplementasikan sistem keterbukaan informasi, dialog terbuka antarlevel, dan pendekatan yang mendukung pengembangan karier karyawan.

Langkah ini tidak hanya berdampak pada kepuasan kerja internal, tetapi juga mendongkrak reputasi perusahaan sebagai employer of choice. Transformasi ini menunjukkan bahwa people and culture mampu menjawab kebutuhan bisnis sekaligus kebutuhan manusia di dalamnya.

Post Views: 443
  • hr insights
  • people and culture
admin

Post navigation

Previous
Next

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Search

Categories

  • Business 9
  • Guides 6
  • HR Insights 29
  • Insights 24
  • Marketing 5
  • Software 15
  • Technology 8
  • Uncategorized 4

Recent posts

  • Menilai Kinerja Karyawan
    Cara Menilai Kinerja Karyawan Secara Objektif dan Konsisten
  • Aplikasi Absensi Karyawan, Solusi Mengelola Kehadiran Lebih Efisien
  • ciri budaya kerja buruk
    Ciri Budaya Kerja yang Buruk di Kantor, Pelajari Selengkapnya!

Tags

absensi digital Aplikasi artificial intelligence employee hak karyawan hr insights hris hr tips hr tools KelolaHR Loyalitas Karyawan magang manajemen cuti Manajemen SDM metode pelatihan notice period one month notice people and culture peraturan magang presensi digital presensi online reimbursement SoftwareHR Startup talent attraction teknologi hr Transparansi dan Keterlibatan Karyawan

Related posts

Manajemen Reimbursement
HR Insights, Insights, Marketing

Manajemen Reimbursement Lebih Mudah dengan KelolaHR

June 12, 2025 admin No comments yet

Pernah merasa repot saat mengurus reimbursement? Harus mencetak nota, mengisi formulir manual, menunggu tanda tangan atasan, dan pencairan yang lama. Sekarang, Anda tidak perlu lagi melalui proses panjang seperti itu. Manajemen reimbursement di era digital kini jauh lebih praktis berkat bantuan aplikasi HRIS seperti KelolaHR. Melalui satu platform, Anda dapat mengajukan klaim, mengunggah bukti transaksi, […]

Software & Aplikasi HRIS (Human Resource Information Systems) buatan Vascomm yang dirancang untuk mengelola sumber daya manusia perusahaan secara optimal.

Link
  • Fitur
  • Harga
  • Blog
  • Website Vascomm
Hubungi Kami
  • +62 8113304455​
  • +62 3185581830​
  • hello@vascomm.co.id
  • Perkantoran Delta Fortuna No. 46, Sidoarjo, Indonesia 61256

© 2024 PT Vascomm Solusi Teknologi. All Rights Reserved.

  • Lihat Semua Produk Vascomm